Klinik Terapi Bicara Anak Di Jakarta Timur

Klinik Terapi Bicara Anak Di Jakarta Timur

Klinik Terapi Bicara Anak Di Jakarta Timur

Apa orang tua wajib khawatir saat sang buah mengalami keterlambatan bicara ? Terlebih kesulitan bicara ini terjadi saat sang buah hati menginjak umur 2 tahun. Memang sangat diwajibkan untuk orangtua selalu mengkhawatirnya kelainan atau ketidakwajaran yang dialami oleh anak. Menurut dokter spesailis anak, keterlambatan bicara pada anak sifatnya adalah genetik sehingga dalam arti lain anda dapat menunggu beberapa saat ada kemanjuan atau tidak pada sang anak. Padahal kesulitan bicara ini dapat dideteksi sejak dini. Contohnya saja anda dapat melakukan deteksi melalui pendengaran saat anak anada baru dilahirkan dengan screening penderangan. Hal ini karena pendengaran anak yang baik dan normal adala salah satu syarat untuk berkomunikasi. Screening pendengaran bisa melalaui lonceng atau bunyi, dan dapat dilihat pula sang bayi memberikan respon atau tidak.

Apa yang dapat diperbuat orangtua bila pendeteksian gangguan keterlambatan bicara pada anak terlambat diketahui oleh orangtua ? Tentunya hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengunjungi dokter spesialis anak yang berkonsultasi lebih lanjut tentang permasalahan sang anak. Namun ada alternatif lain yang dapat anda coba, yaitu dengan melakukan terapi pada anak dan mengunjungi klinik terapi bicara yang telah tersedia diberbagai daerah, salah satunya adalah Klinik Terapi Bicara Anak Di Jakarta Timur. Klinik terapi bicara di Jakarta memang sering dijadikan pilihan oleh segelintir orang tua untuk melakukan terapi kepada anaknya, hal ini karena banyaknya pilihan tempat terapi yang bisa diseleksi terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang terbaik atau maksimal.

Berikut adalah penyebab Keterlambatan bicara pada anak :

  • Masalah genetik / keturunan
  • Gangguan otak pada anak
  • Pendengaran yang terganggu
  • Orangtua yang terlalu memanjakan anak seperti :
  1. Anak yang seharusnya sudah diperbolehkan makan nasi atau yg agak keras tetapi orangtua masih memberikan makanan yang lembut atau halus dengan alasan agar anak lebih mudah mencerna makanannya.
  2. Anak yang seharusnya sudah berhenti mengkonsumsi asi ekslusif pada usia 2 tahun tetapi orangtua masih memberikan asi sehingga mulut anak tidak telatih dalam mengolah makanan yang keras. Hal ini dapat mulut anak terganggu dan tidak terangsang.
  • Anak yang terlalu sering berada di depan televisi. Hal ini dapat membuat anak       menjadi pendengar yang pasif dan dapat mengakibatkan kerlambatan bicara.
  • Komunikasi antara anak dan orangtua tidak terjalin dengan baik, semakin sedikit   komukasi antara anak dan orangtua, semakin sedikit pula kosakata yang dapat dipejari      anak.
Tagged with: , , , ,
Posted in Artikel
Hubungi Kami
0851 014 0 3939
0853 743 0 3939


Alamat
Jl. Mesjid Bendungan
RT 02/07 No.28a
Dewi Sartika_Cawang
Jakarta Timur
13630
Google Maps

Ruko Bukit Cimanggu City
Blok A1 No.42
(Sebelah Hotel Bogor Icon)
Bogor
16166
Google Maps

SD AL AZHAR Pusat
Lantai 2
Jl. Sisingamangaraja, Keb. Baru
Jakarta Selatan
12110
Google Maps
Layanan AMGCLINIC